Thanks for open this :P welcome to my blog :D

All About I wanna Write

Jumat, 19 Agustus 2011

Hard To Say Love (Cerpen)

Aku menutup buku harianku.Buku putih yang kubuat sendiri dengan inisial namaku dan namanya di cover depan.Buku tempat ku menceritakan semua dan mengungkapkan curahan perasaan terdalam.Buku yang didalamnya juga kutulis cerita imajinasi belakaku.Tentang cerita cinta peri kecil.Kisahnya pun kubuat hampir sama dengan kisah seharianku.Hanya endingnya yang kubuat berbeda.Saat peri kecil harus kehilangan seseorang yang dicintainya.Ia hanya bisa menangis merelakan seseorang berharga itu pergi dan tak akan kembali, tak mungkin akan kembali.Hembusan angin ditempat ku duduk mulai terasa.Sejuk, melambungkan angan..Kuhirup perlahan, dan membayangkan sesuatu..Disini , ditaman sekolah aku biasanya menemukan berbagai cerita.Taman ini imajinasi aku.Saat itu ada 2 ekor semut.Semut yang satunya meninggal, dan satunya masih hidup.Aku tak tau apa yang mereka rasakan.Jika aku menjadi semut yang masih hidup tadi, aku pasti akan merasa kehilangan dan sendiri.
”hey .. ngapain?” seseorang mengagetkanku dari belakang.Aku menoleh kebelakang.Itu Ryan.Selain taman, cowok ini juga inspirasiku.Aku mengaguminya dari pertama kali kita jumpa.Dia baik, keren lagi.
”hey..Ryan!Ngapain disini?”Tanyaku padanya.
”yahh, ditanya malah balik nanya” jawab Ryan..Aku hanya tertawa.
”ngapain kamu?”tambahku.
”tadi, aku lihat kamu disini, pengen aja nyamperin.Tempat ini bagus”
”ini salah satu tempat kesukaan aku”
”hmm..pantesan tiap kali istirahat, kamu gak ada dikelas.Ternyata menyendiri disini”
”enak aja, aku gak menyendiri tau..Cuma pingin bebasin diri dari keramaian dikelas”
”yeeee...sama aja lagi”

”KRINGGG”
”eh, bel tuh , kekelas yuk ?” ajakku.
”yahh, udah bel yah?Bentar banget istirahatnya.Jadi gabisa lama lama an deh sama kamu” celetuk Ryan
”hiyaaa....udahlah..yuk”
”iya udah deh”
    Aku segera masuk kelas.Sementara dikelas sudah ada guru fisika yang super banget nyebelin..
”maaf bu , saya telat” kataku dengan wajah menunduk
”sana duduk !” dengan cuek dan juteknya guru itu menyuruh ku duduk tanpa menatap wajahku.
    Aku duduk dengan wajah memerah.Semua teman teman melihatku dengan anehnya, mungkin karena aku sering terlambat saat pelajaran sehabis istirahat.
”darimana lagi kamu Fey?”Tanya Dini, sahabat aku yang duduk disebelah ku
”dari surga” jawabku sambil membayangkan tadi ditaman bersama Ryan.
”kamu bercanda?” tanya Dini lagi tak percaya.
”serius..Tadi aku isurga sama Ryan”
”idiihhh ! labil !” ejek Dini padaku
”ehh, dibilangin kok . Tempat apapun bisa jadi surga saat aku bersama Ryan.hihihihi !” jawabku lagi.
    Jam kedua..Masih pelajaran fisika. Aku sedikit bingung dengan apa yang disampaikan guru itu. Tidak sedikit sebenarnya. Aku benar benar tak tau dan tidak mengerti apa maksud dari pelajaran ini. Fisika dan Matematika adalah kelemahanku.
”eh eh, lihat tuh..si Ryan !” kata Andin sambil melihat keluar
”mana?”
”itu diluar !”
Ryan melihatku dan melambaikan tangannya.Aku membalas dengan senyuman.

”FAIRY ! NGAPAIN SENYUM SENYUM !” Bentak guru fisika itu saat menatapku.Oh God! Musibah! Aku hanya diam dan menundukan wajah. Rupanya guru itu melihat keluar.. Ryan ingin berlari rasanya saat guru itu melihatnya.Namun ia terasa tak bisa berlari menghindar. Dan akhirnya kita ketauan.
”FEY ! RYAN ! Berdiri di depan tiang bendera sampai bel pulang berbunyi !” Bentaknya lagi. Benar benar musibah ! Aku keluar kelas dan melihat jam ditangan. Syukur deh , jam 12.50 ! 10 menit lagi bel pulang dikumandangkan -_- paling nggak , aku dan Ryan tak perlu berlama lama dibawah tiang bendera.
”kamu sih , ngapain pake lewat kelas aku !” kataku pelan pada Ryan yang berdiri ditiang bendera , tepatnya disebelah aku berdiri juga.
”maaf deh maaf. Aku kan kangen sama kamu . Jadi gakpapa dong nengok kekelas kamu.” Gombal Ryan sambil bercanda padaku
”idiiihh.. Bercanda mulu ih”  Kataku dengan sedikit nge-fly
”ini mah serius atuh neng” Jawabnya dengan logat daerah asalnya.
”yaelah akang teh jangan bercanda mulu,,Nge gombal aja ih”
”hahaha..oke deh..by the way..nanti malam ada waktu?”
“emmm...ada...kenapa?”
“aku kerumahmu yah?”
”ohh iya, silahkan .. Tapi, dalam rangka apa nih kerumah ? Kalo kerumah Cuma buat minta makan , maaf deh yah , dirumah gaada apa apa.” kataku sambil iseng bercanda.
”kalo gaada makan, minum boleh deh yah yah ?” kata Ryan memelas.

"udahlah Ryan.. Gausa bercanda deh " kataku
"nah lo? siapa duluan yang bercanda..Kamu yang mulai kann" Ryan menjawab dengan mencubit pipiku. Oh god ! FLY !
"apaan sih.." kataku agak sedikit menunduk.. Yaelah.. Aku cuma digituin aja udah nge fly.. ckckck andaikan saja Ryan tau gimana perasaanku  .
"TEEEEET" yeeee... pulaaaang ! gak terasa bentar banget disini . Berjemur dibawah tiang bendera. padahal pengen lama lama sama Ryan
"eh bel tuh . pulang yuk ?" kata Ryan mengagetkan lamunanku.
"ehh iya, udah bel yah.. Cepet bel nya..hihi"Kataku sedikit #lola
"pulang bareng yuk?" ajak Ryan..
"mmm.. Gimana yah.. mm Iya deh, ambil tas dulu yah" jawabku. uhh ! salting nya kumat . Lola nya juga kumat. Telminya apalagi.

yeee ! pulang bareng Ryan. Seneng banget. Digonceng Ryan. Haha.. salting senyum senyum sendiri. hahaa..
"jalan jalan dulu yah? Males ni di rumah" ajak Ryan
"mm.. iya deh .. Kemana? " Jawabku
"Aku pingin ngajak kamu kesuatu tempat"
"Kemana?"
"udah ngikut aja"
"yaasudaaalahhh" jawabku pasrah

Ryan membawaku ketempat aneh. Dibilang rumah bukan, dibilang gedung juga bukan.
"naik ke atas yuk?" ajak Ryan
Aku tersenyum. Tempat ini kaya aku pernah datengin. Persis kaya di mimpi. Seperti apa yang aku bayangin pas ngebuat cerita si peri kecil. Tempatnya aneh, tapi nyenengin. Sepi, kaya rumah bekas. Tapi bukan. Banyak dedaunan. Tapi indah dan bagus. Tak ada kotornya sama sekali. Aku terus berjalan dan merasakan perasaan aneh. Sampai pada akhirnya, aku dan Ryan sampai di atas gedung.
"ini rumah peninggalan alm mama aku" Ryan menceritakannya.
"Dulu, aku sering sama mama ketempat ini. Tempat yang aku datengin saat aku dan mama ada masalah sama papa. Papa memang jahat sama aku. Juga sama mama. Sampai sekarang. Sampai mama meninggal. Papa gaktau kalo aku sama mama punya rumah rahasia disini. Sekarang aku jarang ketempat ini. Aku pernah berjanji, bakal ngajak seseorang yang penting dihidup aku ketempat ini. Selain mama, ada satu orang yang juga penting buat aku."
Aku melamun. Aku bahkan tak tau maksudnya. Aku hanya diam, dan sekali menatapnya sambil tersenyum. Aku mengamati tempat ini. Demikian dengan Ryan.
"Tempatnya bagus" tambahku
"Lebih bagus dulu saat aku dan mama sering merawatnya. Saat mama masih ada"
Aku menatap mata Ryan. Sepertinya Ryan sangat merasa kehilangan. Ryan tersenyum.
"ini sudah takdir. Tuhan mengambil mama agar mama bisa tenang disana dan tidak merasakan siksaan kejam dari papa" tambah Ryan.
Angin berhembus ditempat dimana aku dan Ryan berada. Di puncak atas rumah ini. Rumahnya tinggi. Aku pun bisa melihat pemandangan indah darisini. Rumah ini dikelilingi kebun yang luas. Tak sepadat rumah rumah biasanya. Pemandangannya indah seperti dunia peri. Dunia fairy.
"sudahlah.. Dari tadi bawaannya mellow terus" kata Ryan.
Aku hanya bisa tersenyum. Benar benar mirip seperti imajinasiku di cerita peri kecil.
"tempat ini persis kaya diimajinasi ku .. Di cerita yang aku buat" Kataku pada Ryan.
"mungkin tidak kesengajaan. Cerita apa?"
"tentang peri kecil.."
"kau suka menulis?"
Aku mengangguk..
"Kau mengingatkanku pada mama.. Mama juga suka menulis" Ryan beranjak masuk kedalam.. Kesuatu ruangan. Aku mengikutinya.. Keruangan yang aneh. Berdominan warna putih dan hijau kusam.. Ryan mengambil suatu buku.. Buku kusam warna biru..
"ini cerita buatan mama.. tentang peri juga.. peri yang mencari cinta sejatinya.."
Aku membacanya. Kuhanya membaca sedikit awalan, dan sangat menyentuh. Bahasa yang penuh makna .. Aku merasakan sesuatu.Aku merinding.. Aneh.. Kemudian ku menutup buku itu ..
"Ryan, aku pingin pulang" Aku berkata pada Ryan sedikit deg deg an. aku benar benar merasa aneh. Aku merasakan sesuatu yang mungkin Ryan tak merasakannya.
"Baiklah.. Aku antar kamu pulang yah?"
Aku mengangguk. Sedikit merasa lebih baik saat keluar dari rumah itu. Sebelum pulang, aku menatap rumah itu dalam dalam. Aku tak menyangka rumah ini persis seperti rumah yang kuimajinasikan. Aku tak menyangka. Benar benar persis.

"Kau merasakan sesuatu yang aneh?" Ryan berkata padaku. Aku mengangguk heran.
"Aku juga" Kata Ryan lagi
"Maksudmu?"
"Aku tak pernah merasakan sesuatu yang aneh ditempat itu saat aku dulu bersama mama. Aku merasa sedikit berbeda sekarang"
Aku menatap Ryan dalam dalam dengan mata tajam. Akupun tak tau apa maksunya..
"Sudahlah lupakan"!  Seru Ryan
Aku mulai mengerti apa yang dirasakannya, mungkin ia merasa persis sepertiku, merinding, aneh, dan sedikit merasa takut. Mungkinn..


Aku sampai dirumah setelah Ryan mengantarku pulang.. Aku langsung menuju kekamar. Dibenakku masih terbayang tulisan itu. Tulisan cerita mama Ryan. Kenapa tulisan itu seperti kukenal.. Misterius, aku tak dapat mempercayai kejadian aneh siang tadi.. OH GOD ! aku takutt.. Rasa takut itu semakin meluas dalam pikiranku. Sampai akhirnya aku tertidur..

"KRINGGG" jam kembali berbunyi. DONE. Hari ini hari libur. Mmmmm.. ngapain yah.. galau haha.. Aku membuka handphone...
SMS dari Ryan.
"Lo ada acara ?"
"Hari ini?"
"Gak taun depan.."
"Kalo tahun depan sih gatau"
"Eh gue serius.. lola nih anak ya , elo jam 8 sibuk?"
"ehh gue dikatain lola -_- aib tau... mmm.. gaada .. kenapa ?"
"gue jemput elo jam 8"
"hari ini?"
"kan gue uda bilang taun depan"
"ihh elo.. lo bikin gue pusing deh lama lama.. hari ini ato taun depan sih?"
"yaelaahhh.. pasti elo barusan bangun yah?"
"iya.. emang kenapa?"
"pantesan otak elo masih rada ngelindur gitu"
"ehhh ni anak nyebelinnyaaa..."
"hahaha yadeh yadehh.. hari ini yah?"
"ngapain?"
"mending lo baca sms yang barusan barusan deh.. Baca dari awal biar elo ngerti
"maksudnya.."
"Capek gue jelasin keelo"

5minutes after

"hihi,, udah tau maksudnya"
"alhamdzulillah yah -_- lola lo sembuh.."
"jam 8 kan ?"
"yapp"
"okay gue siap siap dulu"
"(y)"

Udara masih dingin....Mentari  baru saja menampakkan cahaya hangatnya... Bintang sudah tiada.. Bulan pun tak terlihat lagi.. Hanya mentari dan awan putih.. Aku duduk ditaman belakang rumah sambil menunggu Ryan datang menjemput.. Aku membuka buku harian.. Kubaca sekilas cerita tentang peri itu... Dan terlintas bayang bayang buku yang telah dicoret coret oleh alm.ibu Ryan.. Angin berhembus... Semakin dingin udara di pagi ini .
"srr" seseorang memakaikan aku jaketnya dari belakang... Aku menengok,, Kulihat Ryan dengan senyuman hangatnya..
"RYAN?"
Ryan tersenyumm...
"kok loh ? lewat mana?" aku masih kebingungan melihat Ryan yang tiba tiba berada di belakangku..
"Pintu rumah elo kebuka"
"Hah? sejak kapan ? dirumah ini cuma gue.. Seinget gue kemaren pintu gue kunci"
Ryan mengangkat bahunya.. Aku melihat jam..
"Ini masih jam enam ... Elo kok uda dateng"
Ryan hanya tersenyumm ..
"Udahlah.. Bisa berangkat sekarang?"
Aku mengangguk.

Ryan membawa ku ke suatu tempat lagi. Surprise. Ke danau. Agak jauh sih, tapi suer disini keren banget.. Sejukk... Udaranya segar dan airnya kelihatan sangat jernih. Aku tak melihat satupun orang kecuali aku dan dia...
"gimana ? indah kan pemandangannya?" Kata Ryan.
Aku mengangguk :) memang indah, dengan tambahan pemandangan pegunungannya disini. Ini tak terlihat seperti desa. Mungkin ini salah satu keajaiban tuhan. Aku tak menyangka disini terdapat tempat sebagus ini.. Pohon pohon yang berguguran daunnya.. Bunga bunga yang masih terlihat layu namun menyejukkan.. Air yang tenang, suara burung berkicau.. Dan tebing tebing yang menantang..
"aku suka tempat ini" kataku sambil melihat wajah Ryan. Ryan tersenyum memandangku. Tatapan tajamnya.. Aku suka itu... Ketika ia melihatku... Membuatku merasa dunia ini seakan berhenti saat melihat senyumannya. Membuat jantungku berdetak kencang. Tak ingin rasanya aku kehilangan senyuman hangat itu. Aku membalas senyumannya.
"kau pernah merasakan perasaan aneh?" kata Ryan.
"hah?" aku masih bingung menjawab apa. Mulutku rasanya tak bisa mengucap.
Ryan tersenyum ..
"Saat dunia serasa berhenti, dan jantungmu berdetak kencang dan kau tak bisa menghentikannya, saat perasaanmu ingin terbang, saat matamu sulit tuk terpejam saat kau bersama seseorang, dan saat perasaan hangat muncul ketika kau melihat seseorang ?" tambah Ryan.
"aa.. aku.." aku masih tak bisa membalas omongannya. Aku bingung dan tentu saja aku guggup.
"Aku merasakannya... Saat ini.. Saat bersamamu.. " Ryan melanjutkan omongannya lagi. Aku terkejut.. Akankah Ryan menyatakan perasaannya padaku ? Akankah aku bisa merespons nya jika memang benar ia jatuh cinta padaku ?


"aku tak tau apa maksudmu" Jawabku..
"suatu saat kau akan mengetahuinya" tambah Ryan dengan tuangan senyum manis dibibirnya . Baiklah, aku mengaku. Aku hanya pura pura tak mengerti apa maksudnya.. Aku tahu Ryan merasakan perasaan yang sama sepertiku... Entah ini hanya perasaan seorang wanita sepertiku, atau memang benar ... Bahwa dia mencintaiku......

Dingiiinn...Angin seperti berkeliling mengitari badanku...
Ditepi danau bersama Ryan... Melihat pemandangan yang seribu kali menabjubkan dari dunia mimpi... Awan nampak tersenyum melihatku bersandar dibahu Ryan.. Sementara Ryan hanya tersenyum melihatku terlelap dibahunya...
"kau mengantuk ?" tanya Ryan melihatku menutup mata... Aku menggelengkan kepala ....
"lalu ? kenapa kau tidur ?"
"aku hanya ingin memejamkan mataku sejenak disampingmu..." Jawabku singkat . Aku tak tahu mengapa mataku rasanya ingin terpejam saja saat berada disampingnya . Aku merasa nyaman...
Ryan memelukku... Hangat.... Aku menatap nya... Entah mengapa aku ingin memeluknya balik ditempat ini, tempat yang sepi yang hanya ada aku dan Ryan...

Kehangatan itu mengalahkan dinginnya udara. Burung yang ber-migrasi melambai kearah ku. Matakku dan mata Ryan saling menatap. Wajah Ryan mendekat kearahku. Aku tak tau ada sesuatu yang aneh sehingga wajahku ikut mendekat ke wajahnya . Ini perasaan yang aneh . Ia sem akin erat memelukku . Ia tersenyum , bibirnya menyentuh bibirku , semakin mendekat , dan ... INI CIUMAN PERTAMA... AKU DAN RYAN..... RYAN MENCIUMKU !

Rabu, 17 Agustus 2011

Gotta Find True Love

“Kriiiiinggg”
Jasmine terbangun.Pukul 4 lewat 30.Waktunya bagi murid’’ anak SMA untuk siap siap pergi kesekolah.Jasmine membuka jendela dan
“arrrrhhhh , digin....” Jasmine melihat keluar jendela.Embun dipagi menebarkan bau basah.Bunga bunga didepan rumah tampak memberi ucapan selamat pagi.Burung burung mengalunkan melodi indahnya,berlari larian membuat nuansa yang menyejukkan,matahari belum menampakkan wajahnya.Mungkin masih terlelap.
Jasmine keluar dari tempat dimana dia tertidur lelap saat malam tadi.Rumah masih sepi.Tak ada siapa siapa.”Kemana mama papa?”Jasmine melihat sekitar,berjalan menuju ruang makan..Membuka hidangan,rupanya sudah terisi rapi.Sudah ada yang menyiapkan sarapan.Lengkap.Semua tersiapkan.Jasmine kembali memanggil”mmaa?ppa?” kembali tak ada jawaban.Kembali melihat sekeliling.Sampai akhirnya, dia melihat surat aneh,membuka,dan membaca.
“mama dan papa ada urusan keluar kota selama 1bulan.Jaga diri baik baik”
Selalu saja seperti ini pikir Jasmine.Tak ada mama dan papa sama saja seperti jika mereka ada.Mereka dirumah rasanya hanya menumpang tidur,dan pada akhirnya kembali kekantor melembur siang hari,sorehari,malam,dan kembali tengah malam,kerja lagi pagi pagi..dann ! capek ! selalu seperti itu, tak pernah ada sesuatu yang berbeda.Jasmine seperti tak dianggap.SAMA SEKALI TAK DIANGGAP.

Jasmine melihat makanan yang sudah tersusun rapi.Rasanya tak ada mood untuk memakannya.Kemudian,Jasmine pergi kekamar mandi,siap siap untuk berangkat kesekolah.
Semua sudah siap.Hanya tinggal mengambil mobil , dan berangkat.
”shit!kenapa ni mobil gua?” sentak Jasmine ketika menyetir mobilnya dan ternyata miobilnya tidak bisa dijalankan.Mungkin mogok.Jasmine melihat jam ditangannya.Jam 6.46.
”mampus!Gua telat satu menit.Gua harus buru buru..Tapiii,,, ohh yah , taksi !”
jasmine kedepan rumah , dan berniat menyewa taksi..Taksi yang ditunggu pun juga lama datangmya..Jam 6.50.
Nampak ada taksi terlihat dari jauh..dan
”pakk ! Taksi” Jasmine menaiki taksi itu, dan...
Saat Jasmine menaiki taksi,ada seorang cowo yang juga sedang menaiki taksi tersebut.Menaiki taksi bersamaan dengan Jasmine.Nampaknya cowo itu juga terburu buru.
”Ini taksi gue”serentak Jasmine berbicara bersamaan dengan cowo itu.cowo yang terlihatnya nyebelin,judes,dan sok cool.
”Eh , pokoknya gue gamau tau yah.Ini taksi gue . Pergi sana lo!”
”Enak aja ! Orang gue yang pertama naikin taksi ini . Gabisa gabisa . Lo aja yang pergi sana.Gue tetep disini.
”dasar cowo nyebee....”
”Lo tu yang nyebelin.Cewe kampungan”Potong cowo itu atas pembicaraan Jasmine.
”ehh, enak aja lo yah,, emang lo sap.....”
”Udah udah , kalian ini berantem terus,kalian mau kemana hah ?” sentak pak taksi

Semua diam.tak ada respons.Cowo keren itu sibuk mendengarkan lagu lewat hed set nya,sementara Jasmine kesal karena daritadi omongan nya dipotong terus , dan dia tak diberi kesempatan berbicara , sehingga dia malas membalas ucapan pak taksi . Diamm ,, dan
”Woooyyy ! Kalian kemana?”sentak keras pak taksi mengejutkan
”SMA 25 pak!” kaget Jasmine dan anak cowo itu bersamaan.Dan serentak mengatakan kemana tujuan mereka
”Nah. Orang tujuannya sama aja pake ribut ribut an.Kan bisa berangkat bareng.”
”ttt tt tapi pakk..” ucap Jasmine
”udahlah,kan ongkosnya bisa berduaan”

*saat tiba disekolah
”Ini pak ongkosnya.Kembaliannya kasih tuh cewe aja pak ! (sambil menyerahkan uang 200000)” cetus cowo itu
”ehh,, apa lo kata ? lo pikir gua pengemis hah ?” sentak Jasmine marah
Cowo itu dengan pd nya jalan menuju ke gengnya didepan kelas dengan lagak menghiraukan Jasmine.
’ini non , kembaliannya 20.000”
”Apaan sih pak ! Udah ambil aja” Kata Jasmine dengan nada kesal bercampur marah
”makasih neng”

Jasmine masuk kelas dengan sebal dan merasa marah.Rasnya dia pengen ngomel ngomel sendiri.Kemudian,dari arah berlawanan,terlihat Ryan,pacar Jasmine
Dann,Ryan menghampiri Jusmine
”hey!what happen hun?u like feel so,,bad maybe,, cerita dong”
“haduh hun ! tadi tuh yah masak ada cowo nyebelin setaksi sama aku,dan dia tuh gamau ngalah..Gayanya aja sok keren .. Pengen tuh rasanya aku .. uhhhh”
:”Siapa dia?”
“gatau , kayanya anak baru, dan dia tuh yang pasti nyebelin banget..”
”siapa sih yang berani macem macem sama cwe gua..Perlu gua datengin kayanya” marah Ryan bercampur cemburu
”Udah deh hun .. males bicarin cowo yang gak jelas ituh .. mending kekantin yuk.masih pagi. laperr ! belum sarapan L
”haduh hun , maaf yah , ada janji nih aku sama temen aku.. gabisa nemenin kamu sayang..”
”emm , gitu ya L eh itu ada Nada.. Aku kesana dulu yah , maybe dia mau nganter aku kekantin J
”okke hunn , sorry L
”okay ,, noprob J

Jam berganti jam , mentari mulai menyengat.Siang hari . Sepulang sekolah,Jasmine,bersama teman temannya,Vitha,Delia,dan Tyra,Selly bertemu dengan cowo nyebelin yang tadi setaksi dengan Jasmine
Vitha:”wawww ! all ! look at him..He’s the new student there around , so coolll ! the coolest boy I ever seen!waw”
Selly:”Handsome”
Delia:”Cute”
Tyra:”EPIC”
Vitha:”Whose him?”
Selly:”perfect”
Vitha:”eh eh ! bentar deh , dia kayanya ngeliatin kita”
Selly:”NOT US ! BUT ME”
Delia:”ke PD an lu..Gue yang diliatin”
Tyra:”YANG BENER TUH GUE”
Delia:”ME”
Tyra:”GUAAAAAA”
Jasmine:”Eh, kalian jangan ganjen gitu deh jadi cewe”
Tyra:”apaan sih , orang gua Cuma ngagumin..Sapa lagi yang ganjen”

Kemudian Jasmine mendekati cowo itu
Tyra:”ehh, ngapain lo mine,, itu punya gue ,, gausa deket deket”
Daaann
Jasmine:”ehh , lu cowo nyebelin yang tadi setaksi sama gue iotu kan?”
Cowo nyebelin:”dann loo ! Cewe kampungan itu, nape ? kurang duit kembalian yang gua sumbangin ke elo?”
Jasmine:”ehh , lu jangan kurang ajar yah jadi cowo.Lo pikir gua cewe apaan ! Justru gue kesini mau ngembaliin uang sumbangan lo ! niih ! gakurang ! galebih !”Sentak Jasmine sambil mengeluarkan uang 200000 dari dompet putihnya dan menyerahkan uang ke cowo didepannya dengan nada meremehkan
Cowo nyebelin:”hey ! whats wrong with you”
Jasmine:”nothing , just want to do that ! the cruelest boy I’ve ever seen” remeh Jasmine
Cowo nyebelin:”DAMN STRIKE!”
Jasmine:”whatever you’d say ! I don’t care”
Jaasmine ganti yang cuekin cowo itu dan pergi.dengan langkah tergesa gesa, teman Jusmine mengikuti Jasmine dibelakang Jasmine
Vitha:”Jasmine!lo apaa apaansih sama tuh cowo?Lo ada masalah ?Kenapa sih lo mesti gapernah cerita sama kita kita?”
Delia:”masalah apa sih emangnya”
Jasmine:”Gimana mau cerita,orang gua ada masalah baru tadi pagi..Tuh cowo nyebelin tau gak sih”
Tyra:”Kenapa sih emangnya ? biasa deh, gausa alay”
Jasmine:”ehh ! lu ! sapa yang alay..orang kenyataan kan tuh cowo nyebelin”
Jasmine kemudian menceritakan semua ceritanya pada teman temannya
Tyra:"ih,orang cuma gitu ajah kok sewot sih?gausa alay deh"
Jasmine:"GUE KAGAK ALAY , lu sih gangerasain apa yang gue rasain,diremehin sama cowo sok keren kaya gitu?hah?itu namanya cuma?"
Vitha:"eh,kalian ko malah berantem sih?Kaya anak kecil tau gak"
Jasmine:"nah..kann lu kaya anak kecil,makannya gausa belain cowo yang emang bener bener gakenal sama lo..gausa sksd dong sista"
Delia:"tau deh all, kalian berantem cuma gara gara cowo?gabanget deh!"
Tyra:"terserah lu deh mine,all, gue cuma gasuka aja anak yang sukanya berperasangka buruk kaya dia"menunjuk ke Jasmine


................. 
Jasmine:"eh,tau deh lo,, gausa tunjuk tunjuk dong!Jadi orang jangan belagu"
Tyra:"gue?belagu?gasalah?"
Jasmine:"argghh!resek lo"
Jasmine meninggalkan temen temennya dengan langkah cepat dan marah.Dipikirannya hanya ada Ryan.Dia hanya ingin berbagi cerita pada Ryan.Jasmine menuju taman dengan buru buru mencuekkin temen temennya.Dengan langkah terburu buru..
Dann
"BRUK!"Jasmine menabrak seseorang.seorang cowo :)
"eh maaf maaf.gue gasengaja"ucap Jasmine pada anak yang ditabraknya tanpa melihat nya.
Seseorang itu hanya diam,dan heran melihat Jasmine yang berlari dengan wajah terlihat merah seperti marah.memang marah.Tak sadar Jasmine menjatuhkan dompet putih kesayangannya.Cowo itu mengambilnya,dan menyimpannya
Sementara Jasmine tetap sibuk mencari Ryan.Ditaman gaada..Mungkin dikelas.Tapi,juga tak ada..Jasmine melihat sekitar.What?Ryan sama cewe lain ditaman?Pake meluk cewe itu dan duduk sambil memegang tangan cewe itu.Bener bener rasanya telinga Jasmine panas.
Jasmine mendekati Ryan,dan mengintip..Itu,sahabatnya..Tyra!Ryan bersama Tyra..Apa apaan lagi ini.penghianatan dari seorang sahabat..Jasmine mencoba mendengarkan omongan Ryan tepatnya disemak semak rumputan dibelakang Ryan dan Tyra duduk
terdengar beberapa ucapan
Tyra:"Sayang,kalo kamu disuruh milih,kamu milih aku apa Jasmine?"
Ryan:"ya jelas aku milih kamu lah sayang!cuma kamu yang pantes buat aku.dan kamu yang paling aku sayang"
Tyra:"Beneran?"
Ryan:"iya sayang..percaya deh,,aku cuma sayang kamu dan aku gapernah sayang sama sapapun termasuk Jasmine"
Jasmine:"hah?sayang?sejak kapan kamu manggil dia sayang?hah?"
Ryan:"jasmine?sejak kapan lo ada disini?"
Jasmine:"dan sejak kapan lo ngehianatin gue kaya gini?permainin gue?"
Ryan:"ee,,ee,,nggak mine..gue cuma gue cummaa"
Jasmine menampar Ryan dengan keras,,Tyra hanya bisa diam,dan kaget melihat Jasmine menampar Ryan

Jasmine meninggalkan Ryan,dengan hatinya yang hancur,ingin menangis,berteriak melihat penghianatan dari seorang Ryan.Matanya memerah,tangannya gemetaran,sejujurnya ia kaku dan tidak tega menampar Ryan,bibirnya memucat,ia terlalu shock dan down.Tak terbayangkan 1tahun lamanya bersama Ryan kini berakhir.
Jasmine merasa kaku.tenggorokannya kering,kemudian,ia menuju kantin dan membeli minuman.Setelah selesai didepan kantin...Laluu,,,
BRUKKK!Jasmine pingsan.ia terlalu lemas,banyak pikiran,dan terlalu kecapekan.Minumannya tumpah dibaju putihnya.
Beberapa menit kemudian cowo nyebelin itu lewat lagi.Ia terkejut melihat  seseorang pingsan didepannya.Dia ingin mengabaikan,tapi tak tega.Ingin membantu,tak tau berbuat apa..Ia mengankat seseorang yang sedang pingsan itu
Ketika ia melihat
"Loh?ini kan cewe kampungan itu tadi,kenapa dia ada disini?" Dengan heran,cowo itu langsung mengangkat Jasmine,dan memasukkan kemobilnya.Tak mungkin ia mengantar Jasmine kerumah Jasmine, ia tak tau dimana rumah cewe itu.
"kalo gue anter kerumahnya,gue gatau..kalo gue bawa kerumah sakit,hash!orang cuma pingsan!Terpaksa deh, gua bawa kerumah gue aja,,sapa tau ada bibi ntar yang ngurusin dirumah"pikir cowo' itu...ia membawa Jasmine kemobilnya,
Cowo itu melihat kebelakang,dimana Jasmine tidur..Jasmine masih belum siuman!Cowo itu menatap dengan tajam..dan berkata..
dengan nada keras sedikit berteriak
"dasar cewe nyusahin"
Jasmine terbangun..
"lo uda bangun?" tanya cowo nyebelin itu
"dimana gue?" tanya Jasmine dengan memaksa untuk bangkit dari tidurnya tanpa melihat cowo itu.Dan ketika Jasmine melihat cowo itu
"hhuuuuuuaaa"Jasmine berteriak kaget.Cowo itu juga berteriak kaget karena Jasmine.Berteriak bersamaan.Jasmine pingsan lagi setelah melihat cowo itu.
"woyyy!"sentak cowo itu
Jasmine tak lagi terbangun
"lo pikir gua setan apa,lo liat gua langsung pingsan.."
tak ada jawaban
"ni dasar cewe freak banget yah,,bener bener  nyusahin orang"
Cowo itu langsung berangkat kerumahnya dgn kesal.
Sampai dirumah..Cowo itu menggendong Jasmine dan membawa nya kekamar bibi..
"biii !"
"naon atuh den?ini sapa?"jawab bibi menunjuk Jasmne
"ini nih bi,gatau,temen aku tadi pingsan dijalan,tau deh,urusin bii tolong,gantiin bajunya juga pake baju mama yang pas remaja."
"iya deh den.."
"terus ini taruh mana nih bii,malah berat amat lagi" omel cowo itu dengan masih mengangkat Jasmine
"sini sini den..taruh dikasur bibi"
"yasudalah bi,mau mandi dulu,capek lagi habis gendong ni orang aneh"
"eh,aden mah kagak boleh ngatain gitu,aneh tapi gelis pisan toh?"ejek bibi
"orang kaya nenek sihir gitu kok dibilang gelis"
"ati ati lo den , ngata ngatain gitu mah nanti jadi kemakan omongan" :P
"idiihh..ogah dek bbi"
Cowo itu pergi kekamar meninggalkan bibi dan Jasmine.Bibi hanya cengar cengir melihat aden nya  yang kelihatan salah tingkah.

"denn..denn,perhatian juga mah ternyata sama cewe,sampe dibawah kerumah pisan" :) batin bibi sambil masuk kekamar.Kemudian bibi mengganti  pakaian Jasmine,dan memberi Jasmine minyak kayu putih..

beberapa saat kemudian,cowok itu mengampiri kamar bibi hendak melihat Jasmine..Bibi tidak ada dikamar.Mungkin saja bibi masih menyiapkan makan malam,atau,bibi menghilang diculik ! hoho ! its not funny :P Cowo itu masuk mendekat ke Jasmine.Sementara Jasmine belum saja terbangun.Bajunya sudah diganti dengan bibi.Dipakaikan baju mama yang masih bagus saat remaja dulu.Baju warna putih,anggun,dan kelihatannya cocok untuk dipakai Jasmine.Cowo sok keren itu melamun..
"ternyata lo cantik juga yah ! dasar nenek sihir :)" batin cowo itu dalam hati.Dia menatap Jasmine,mendekat kewajahnya,semakin mendekat,dann
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" Jasmine terbangun tersentak melihat cowo itu.Cowo itu pun juga berteriak melihat Jasmine terbangun dengan wajah pucat...
"kokkk ? gue ? gue dimana ? lo kenapa disini ? baju gue ? kenapa berubah ? elo yang gantiin gue ? lo apain gue ? dasar cowo kurang ajar ? " Kata Jasmine dengan cerewet nya memukul cowo keren itu dengan bantal
"ehh ! dasar cewe sialan loh ! gak malah terimakasih gue tolongin , eh , malah negative thingking mulu kegue ! ngapain juga gue ngapa'in loe ! yang ada gue yang malah ngerugi !" balas cowo itu dengan marah
"terus ? gue dimana ? siapa yang ganti baju gue ? :'(" kata Jasmine lagi dengan cerewet merengek
"lo tadi pingsan dideket kantin,baju lo basah,gue bawak lo kerumah gue .. gue suruh bibi gantiin baju lo dan ngerawat lo .. ini dikamar bibi" balas cowo itu lagi dengan cueknya
"ehh , jangan bohong deh .. pasti lo sengaja kan mau ngapa'' gue"
"ehh ,, dasar lu yah .. gatau terimakasih banget"
Cowo itu meninggalkan Jasmine.Jasmine hanya terdiam.beberapa saat kemudian bibi datang..
"eh,neng,udah bangun atuh..ini bibi tadi buatin teh buat neng" kata bibi sambil memberikan teh pada Jasmine
"jadi,bibi yang gantiin baju saya?"
"ya neng,tadi disuruh sama den Rangga"
"rangga ?" 'jadi namanya Rangga' batin Jasmine dalam hati
"dan jadii , tadi bener yang dia bilang?"
"bilang apa atuh neng?"
Jasmine menceritakan kejadiannya tadi.Dan bibi juga menceritakan mengapa Jasmine ada disini.........
"jarang jarang loh neng,den Rangga perhatian sama cewe..Dari dulu mah den Rangga orangnya cuek..Tadi aja bibi pikir neng pacarnya den Rangga"

Jasmine hanya terdiam..Sambil melamun,,dalam hatinya bersuara"maaf Rangga..gue gatau kalo lo berniat baik sama gue"
Pagi hari...Pagi yang mungkin gakaya biasanya.Pagi ini Jasmine sangat sangat kacau.Pagi pertama tanpa Ryan disisinya.Tanpa ucapan selamat pagi dari Ryan yang biasanya tertulis lewat inbox..
Jasmine bersiap siap untuk kesekolah..Hari Rabu..Hari paling Jasmine benci..Saat saat ada pelajaran olahraga...
*Saat tiba disekolah..
Terlihat Rangga berada didepan kelas Jasmine,dan tampaknya kebingungan mencari Jasmine..
Dan saat JAsmine hendak memasuki kelasss...
"hey Jasmine?Lo kemana sih kemarin?Tau tau lo udah pulang?Kok gaada dikamar bibi?Pulang naik ape lu?" sahut Rangga dengan penasaran saat Jasmine berada didepan kelasnya..
"Ohh,itu..Maaf gue keburu buru, dirumah kagak ada sapa sapa..Jadi,gue mutusin untuk pulang tanpa beritau lo..Rumah gue kan deket..Jadi gue jalan kaki ajah"Jawab Jasmine dengan wajah pucat
"Muka lo kenapa?Kok pucet?"
"ohh,,ini,,,nggak papa kok,,pasti bedak gue ketebelen yah jadi kaya pucet gini.."
"serius deh, lo kenapa?"
"gak papa Rangga,, gue cuma kecapekan mungkin.."
"serius?yaudah deh, jaga diri lo baik baik yah..Jangan banyak ngerepotin orang kaya kemaren..Gila loh!Gua keberatan banget gendong lo"
"Yeeee!Sapa juga yang nyuruh lo gendong gue -_-"
"lah mau gimana lagi cobak?nah lu tiba tiba ada didepan gue tergeletak gitu aja"
"so,bukan asli salah gue kan?Tapi thanks yah,gue gaktau gimana gue jadinya kalo lo gaknolongin gue"
"iya iya...Jadi, tentang kemarin lo negative thingking ke gue?Gue bener kan?Gue gaklakuin lo apa-apa?"
"Iya iya,bibi udah kasih tau gimana ceritanya..maaf yah?"
"eh eh , tunggu dulu, cuma maaf ? gakgampang minta maaf ke gue!Sebagai gantinya lo harus nemenin gue dinner!"
"hahhh?dinner?ogah ogah..ngapain cobakk"
"jam 7 gue tunggu lo didepan rumah lo"
"eh tunggu tunggu, emang lo tau rumah gue?"
Rangga hanya tersenyum sinis dan cuek sambil berjalan menuju kelasnya..

"kringggg"
bell sekolah terdengar..Gendang telinga ingin pecah rasanya...
Detik demi detik,jam berganti jam,dannnnn tak terasa waktunya pulang..
Jasmine berjalan menuju tempat dimana mobilnya terparkir..Dan Jasmine bertemu dengan sahabat SMP nya,Andin, yang juga satu sekolah dengannya sekarang ini
"Jasmine!Lo putus sama Ryan?"Tanya Andin
"ihh ndin, gapenting tuh masalah...Oh iya ! Gue butuh bantuan lo!"
"Soal Ryan?"
"NOOOO!lebih pentingg dari soal gak jelas itu!"
Jasmine cerita tentang semuanya ke Andin, mulai dari kejadian Tyra dan Ryan sampai acara first dinner nanti sama Rangga.
"jadii , lo mau kan bantuin gue?" tanya Jasmine meminta bantuan Andin untuk malem nanti.
"okay..pake nih gaun gue...Gue beli diparis.Awas yah kalo rusak..Ganti lo"
Jawab Andinnn..
"thanks my bestie..you're the best person in my life."
"gombal" ;p
"eh, btw, satu lagi , lu bisa kan make up  gue ? jangan tebel tebel , tipis aja.. yahyahyah ?"
"heuhh ! nanti malem gue kerumah lo dandanin lo ! emang kalian berdua jam berapa sih janjiannya ?"
"jam 7"
"gue jam 6 kesana.."